Izzudin Al fatih

11 Januari 2012

image

Izzi sdg bermain

Bersemangat

11 September 2007

BismillahirRahmanirRahiim,

Alhamdulillah bisa nulis lagi (hmmm, kayak berat banget yah untuk nulis). Mau cerita tentang kedatangan 3 professor ke jurusan kami di Informatika-ITS. 2 dari Jepang dan 1 dari UI. Mereka kelihatan masih muda-muda, meskipun usianya kira-kira udah sekitar 50. Mungkin itu karena mereka enjoy yah dengan profesinya…

Sahabat,
saya terkesan dengan Prof. Tomonori Aoyama dari Keio University. Beliau hanya menampilkan sebuah judul presentasi : New Network Generation. Saya sendiri sebelumnya mengikuti kuliah tamu yang disampaikan oleh Dr. Glitho dari Ericcson Kanada (dosen juga, cuman lupa univ-nya) yang bercerita mengenai 4G sebagai suatu kesinambungan dari teknologi 3G. Judulnya aja “Towards Next Network Generation”.

Sebelum bertemu Prof. Aoyama kemarin, saya sempat membaca artikel dari TechRepublic mengenai statemen pemerintah Jepang yang akan memulai sebuah proyek yang didukung oleh banyak perusahaan dan universitas besar di Jepang. Proyek tersebut bertujuan untuk membuat suatu konsep jaringan baru yang akan menggantikan peran teknologi internet. Secara Total. Dan Jepang berinisiatif untuk menjadi penguasa pertama teknologi ini.

Ketika ditanya mengenai konsep ini, Prof. Aoyama menjawab dengan jawaban yang membuat saya terkagum. Beliau mengatakan bahwa konsep ‘pengganti internet’ ini adalah sebuah cita-cita. Jika ditanya bentuknya seperti apa, beliau menjawab bahwa hingga saat ini belum ada orang Jepang yang bisa menggambarkan secara utuh bagaimana teknologi baru ini berbentuk.

Orang Jepang hanya PERCAYA bahwa teknologi ini ada, cuman saat ini belum ditemukan dan mereka ber-CITA-CITA untuk menjadi yang pertama yang MENEMUkannya ! Ini adalah proyek jangka panjang, bukan sebuah proyek yang asal dananya turun. Prof. Aoyama memberikan gambaran, bahwa 20 tahun lalu, orang tidak ada yang menyangka internet akan menjadi seperti sekarang. So, mereka YAKIN bahwa TIDAK MUSTAHIL akan menemukan teknologi baru ini sebagaimana dulu orang menemukan internet.

Subhanallah,
Sudah terlalu banyak contoh orang, kelompok, masyarakat ataupun negara yang punya visi dan misi yang jelas akan lebih mudah mencapainya daripada orang, kelompok, masyarakat ataupun negara yang ragu dengan cita-citanya. Atau malah lebih parah, tidak punya cita-cita !

So, mari kita lihat hasil dari SEMANGAT ‘saudara tua’ kita ini. Tapi akan lebih baik jika kita menjadi sadar dan menetapkan satu proyek baru : Menemukan teknologi baru ini sebelum orang Jepang menemukannya. Simple, hehehe….

Wallahu’alam.

Jangan Marah dan Bagimu Surga

5 September 2007

BismillahirRahmanirRahiim,

Sahabatku,
Maaf jika tulisan ini asal comot judul dari majalah OASE milik LMI yang ada di kolom Ust. Rofi’ Munawar, Lc.

Sahabatku,
Marah memang memiliki dimensi yang unik. Marah adalah satu dari beberapa ekspresi manusia yang bekerja layaknya pisau. Bisa baik, bisa buruk. Tergantung siapa, kapan dan bagaimana menggunakannya. Marah akan menjadi baik jika dengan marah itu akan ada manfaat yang lebih besar.

Yang perlu kita perhatikan adalah seruan Rasulullah kepada kita untuk tidak marah. Bahkan sampai 3x. Kira-kira kenapa ya ?

Dulu ada teman yang menemui saya dengan wajah sedih. Dia bercerita, suatu siang yang panas, dia bertengkar dengan istrinya mengenai masalah yang sebenarnya sepele. Dia tidak suka istrinya bicara dengan suara lebih keras dari suaranya. Pertama dia marah dengan membentak istrinya, maklum lagi panas hawanya. Karena tidak ada yang mau mengalah, bahkan istrinya ikut marah juga. Akhirnya, HP yang kebetulan ada di sampingnya dia lempar. Hancur. Tambah panas, karena melihat HP-nya hancur. Mau menyesal, malu. Akhirnya dia tambah marah hingga akhirnya dia melakukan satu hal yang tidak pernah dia lakukan sebelumnya, menampar istri !

Dia sangat menyesal. HP melayang. Istrinya minta dipulangkan. Dia kini sendirian menyesali kesalahannya. Dia marah.

Lain kali, ada teman yang datang ke saya. Dia mengeluhkan salah satu karyawan seniornya yang sekarang suka bermalas-malasan. Tugasnya jarang ada yang beres. Dia bertanya, bagaimana ya caranya agar karyawan itu tahu bahwa dia bersalah. Saya sarankan agar dia memarahi karyawan tersebut. Kira-kira sebulan kemudian, dia datang dengan wajah sumringah. Dia bilang kalo karyawannya sudah kembali ‘bersinar’ seperti dahulu. Setelah dia tanyakan, karyawan tersebut sangat kaget karena belum pernah dimarahi bos-nya. Dia akhirnya introspeksi dan meningkatkan kinerjanya.

Sahabatku,
saya tidak menyarankan anda untuk marah atau tidak marah. Saya menyarankan agar anda mengenali siapa ‘kemarahan’ itu. Kendalikan dan manfaatkan !

Pembelaan

3 Agustus 2007

Bismillah,

Sahabat,
ingatlah ucapan Rustum, Panglima Persia : “Hari ini kita hancurkan Islam dan pasukannya sehancur-hancurnya !”, salah seorang penasehatnya mengingatkan : “Jika Tuhan mengijinkan itu tuanku.”, Rustum kembali jumawa : “Tidak !, bahkan jikapun tuhan tidak mengijinkan, Islam tetap akan kita hancurkan”.

Sekali-kali tidak, sejarah mencatat bahwa Persia sang penguasa dunia Timur, tumbang dan gugur oleh “pasukan bayi” bernama mujahidin.

Sahabat,
ingatlah ketika Rasulullah berdarah-darah di jabal Uhud. Beliau adalah insan mulia sepanjang masa. Yang mungkin jika berdoa, Ya Allah, musnahkanlah mereka semua, maka InsyaAllah semua pasukan musuh akan musnah.

Namun, sejarah mencatat pipi Rasul yang Mulia itu berdarah dan gigi beliau tanggal. Bahkan ada prajurit kafir yang memberitakan bahwa beliau telah wafat, karena parahnya luka beliau.

Yah,
terkadang pembelaan dan pertolongan itu tidak dalam satu bentuk. Adakalanya berupa kemenangan dan lain kali berupa kekalahan. Suatu saat berupa rezeki yang tidak mau berhenti dan terkadang berupa hutang-hutang yang sulit mengatakan kapan akan terbayarkan. Ini semua hal yang patut kita sadari. Bahwa Allah seperti apa yang kita sangkakan.

Jadi,
Apapun yang kita alami Sahabatku, ingatlah : Allah selalu membela siapa-siapa yang membela-Nya ! Wallahu’alam.

Pengakuan

2 Agustus 2007

Bismillah,

Sahabat,
Siang ini, salah seorang dosen menunjukkan nilai-nilai yang kami dapatkan dalam satu semester ini, Alhamdulillah, saya termasuk yang mendapat nilai memuaskan. Jujur, saya sangat senang. Rasanya apa yang saya lakukan selama perkuliahan ini tidak percuma. Naif memang, karena kalo ditanya : emang kamu kuliah cari nilai apa ilmu ?, tentu saja ilmu itu yang ingin kita dapatkan, tapi manusiawi khan kalo nilai itu juga harus proporsional dengan ilmu yang didapatkan. Adalah menyakitkan jika nilai yang kita dapatkan ternyata lebih rendah dibandingkan teman kita yang secara empiris kurang mampu di bidang itu. Naif, yah… tapi manusiawi (hehehe… keluar egois-nya).
Baca entri selengkapnya »

Masa Kecil

1 Agustus 2007

Bismillah,

Sahabat,
di awal-awal tahun kemunculan saya di bumi ini, saya merasakan hidup yang bahagia. Paling tidak dari sudut pandang saya yang naive. Sepertinya, semua orang memberikan perhatian dan kasih sayang. Begitu saya nangis, huaaaa…., cepat-cepat saudara yang lain akan mencoba menenangkan dan mengalah…

Hingga tiba saatnya, adik saya terlahir ke dunia. Yah, sepertinya semua orang mencabut perhatian dan kasih sayang. Begitu saya nangis, hua…, cacian dan cubitan segera berhamburan mencoba menghentikan tangisan… ah, dunia !
Baca entri selengkapnya »

Sulit Memulai

1 Agustus 2007

Alhamdulillah,

Sahabat,
Memang benar, jarak 1000 langkah selalu dimulai dari langkah pertama. Dan ngga mudah memang menentukan langkah yang mana, kemana, dan kapan akan dilangkahkan. khususnya langkah pertama tadi…

Namun,
harusnya itu bukan alasan sehingga kita tidak pernah melangkah karena harus selalu pusing sebelum langkah ini dimulai. Betul, bahwa setiap tindakan akan lebih optimal jika melalui tahap perencanaan. Tapi ingat, perencanaan yang hebat adalah rencana yang bisa dilaksanakan dengan hebat.

Jadi,
bukan alasan dong seharusnya, jika saya masih segan untuk memulai menuliskan hidup saya di blog ini karena terlalu ‘asyik’ merencanakan jalinan blog ini sebagai suatu karya yang hebat tanpa pernah memulai, bahkan dari yang ngga hebat sekalipun :p. Oke, mari kita mulai…

Wallahu’alam.

Respect berarti Respek

16 Juli 2007

Alhamdulillah bisa nulis lagi sekarang, meskipun sedang bersedih :(. Saudara-saudara, jum’at kemarin saya baru tahu mendapat nilai D dalam salah satu mata kuliah. Agak shock juga. Wuih, meskipun logika saya sudah bisa menerima, namun ada suatu hal yang membuat saya selalu pening dan ngga bergairah jika mengingat nilai itu. Childish mungkin, namun jika kronologi ini dialami oleh Anda, mungkin bisa jadi childish atau tidak…
Baca entri selengkapnya »

SHOLEH SOSIAL

12 Juli 2007

Allah menciptakan kita sebagai khalifah bumi ini. Pemimpin dari makhluk lain. Hakikatnya kita adalah pemimpin diri kita masing-masing. Dan amanah itu akan dimintai pertanggung-jawaban. Bagaimana menjadi pemimpin yang adil ? Mari berbagi, Ikhwani !

PENGEN KAYA

12 Juli 2007

Orang kaya akan lama proses pengadilannya nanti. Bagaimana supaya lamanya pengadilan itu karena saking banyaknya amalan kita ? Mari berbagi, Sahabat Kaya !